ProfitaraPerformance marketing yang membaca bisnis
Performance Marketing × Revenue Growth

Ads jalan.
Revenue masih stuck?

Profitara membantu owner e-commerce dan UMKM yang sudah berjualan menemukan kebocoran di ads → offer → funnel → margin—supaya keputusan growth tidak berhenti di dashboard.

Untuk bisnis yang sudah pernah menjalankan ads—bukan mulai dari teori.

Profit loop

Traffic masuk. Berhenti di mana?

Business-first
01
Ads
traffic yang tepat
02
Offer
alasan untuk beli
03
Funnel
jalur keputusan
04
Sales
conversion nyata
05
Margin
growth yang sehat
ROAS tinggi belum tentu profit.Profit dimulai dari konteks.
14+ tahun
berada di dunia digital commerce
Rp3B+
total Meta Ads spend yang dikelola
Rp1B
milestone revenue pertama SuperGoat
Rp280M
CIL all-time-high revenue bulanan
Masalah yang sering muncul

Bukan selalu kurang budget.

Kalau ads sudah jalan tetapi revenue belum bergerak, biasanya ada bagian yang putus antara campaign, offer, funnel, sales, dan margin.

01 / ADS

Budget naik, hasil tetap kabur.

Ads aktif, tetapi belum jelas campaign, creative, atau audience mana yang benar-benar membawa revenue.

02 / FUNNEL

Traffic masuk, keputusan beli macet.

Offer, landing page, chat, dan checkout tidak memberi alasan yang cukup untuk lanjut.

03 / PROFIT

Omzet naik, profit tidak ikut.

Angka terlihat bagus, tetapi margin, biaya akuisisi, promo, dan retur belum dibaca sebagai satu sistem.

Yang dikerjakan

Bukan cuma memperbaiki iklan.

Acquisition, conversion, dan profit dibaca dalam satu jalur supaya setiap keputusan punya konteks bisnis.

01

Performance Marketing

Arsitektur campaign, audience, budget, dan KPI yang terhubung ke target revenue—bukan berhenti di CTR atau CPM.

02

Creative Performance Direction

Menemukan angle, hook, dan format creative yang membantu traffic memahami offer dan bergerak ke tindakan.

03

Revenue & Growth Reporting

Mengubah data ads dan sales menjadi pembacaan yang menjawab: apa yang terjadi, kenapa, dan keputusan berikutnya.

04

Landing Page & Website Building

Halaman yang dirancang untuk menyambungkan traffic, offer, conversion, dan tracking—bukan sekadar terlihat rapi.

Bukti kerja

Pengalaman dibaca sebagai pola.

Setiap brand berbeda. Yang dicari bukan formula copy-paste, tetapi pola keputusan yang bisa dipakai lagi di konteks bisnis berikutnya.

D2C / Dairy

SuperGoat

Menghubungkan paid traffic, product focus, dan online sales sampai mencapai milestone revenue pertama.

Rp1B revenue milestone
Fashion / Seasonal

Squada

Membaca momentum seasonal dan menyusun keputusan scale dengan disiplin performance dan revenue.

Rp2B seasonal revenue
Premium Accessories

Carbon is Lyfe

Performance marketing untuk produk premium dengan fokus pada creative, funnel, dan kualitas conversion.

±Rp280M ATH / month
Healthcare / Local Growth

Rahaskin

Demand mapping, trust building, dan kesiapan lead journey untuk bisnis klinik yang sedang bertumbuh.

Demand → trust → lead readiness
Cara kerja

Mulai dari bottleneck yang paling mahal.

Audit data, baca konteks bisnis, pilih prioritas, lalu review hasilnya. Cukup terstruktur untuk menghasilkan keputusan; cukup praktis untuk dipakai di lapangan.

01

Audit

Baseline, data, offer, funnel, dan bottleneck.

02

Structure

TOF/MOF/BOF, tracking, KPI, dan prioritas.

03

Creative

Angle dan asset yang menjawab intent.

04

Review

Belajar dari data, lalu putuskan next move.

Mulai dari pertanyaan yang tepat

Sebelum tambah budget, cari dulu yang bocor.

Ceritakan bisnis, offer, dan kondisi ads Anda. Kita mulai dari bagian yang paling mungkin menahan revenue dan profit.